Mengenal Fungsi Vibrator Beton

Dalam sebuah proyek konstruksi, memastikan kesempurnaan semua aspek merupakan hal yang vital karena ini sangat terkait pada hasil akhir konstruksi yang tangguh, awet dan aman. Salah satu tahapan utama dalam konstruksi adalah pengecoran beton di mana beton yang dihasilkan nantinya harus kuat, sempurna dan sesuai dengan standar konstruksi.

Mengenal Fungsi Vibrator Beton

Untuk menghasilkan beton yang sempurna, tentunya harus melalui proses yang benar, salah satunya saat pemadatan beton. Ini merupakan salah satu tahapan utama dan paling penting dalam pengecoran beton karena akan berpengaruh pada kekuatan beton. Nah, dalam tahap pemadatan beton ini dibutuhkan alat khusus yang disebut vibrator beton atau concrete vibrator. Vibrator beton sendiri dibedakan menjadi 2, yakni vibrator internal dan external.

 

Baik vibrator internal dan external, fungsinya adalah untuk menghasilkan getaran untuk memastikan beton tertuang dengan sempurna sehingga tidak ada gelembung udara yang tertinggal dan terjebak di dalam air campuran beton. Alat ini digunakan untuk mengurangi ruang kosong dalam beton agar beton yang dihasilkan lebih padat dan berkualitas, tidak cacat, mengurangi keropos atau sarang labah dan membuat daya tahan beton menjadi semakin baik.

Metode Pemadatan

Dalam tahap pemadatan beton ada 2 metode yang dikenal, yakni pemadatan beton internal dan eksternal di mana keduanya memiliki perbedaan meskipun tujuannya sama, yakni memadatkan beton segar agar bisa mencapai tingkat kepadatan optimal.

 

Metode Pemadatan

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, tentu saja dibutuhkan dua mesin yang berbeda, yakni vibrator internal dan external. Untuk metode pemadatan internal, digunakan alat bantu berupa mesin immersion vibrator atau needle vibrator yang terdiri dari 3 bagian utama, yakni  power unit, flexible shaft dan needle. Cara kerjanya yakni setelah beton segar dituang ke cetakan, mesin vibrator bisa dinyalakan. Kemudian bagian pinggir flexible shaft bisa dipegang dan diarahkan ke titik pemadatan. Setelah selesai di satu titik, maka bisa dilanjutkan ke titik berikutnya.

Sedangkan untuk metode pemadatan beton external dilakukan dengan memberi getaran di bagian luar sehingga digunakan alat bantu yang disebut mesin shutter vibrator untuk menutup rongga-rongga yang terdapat di dalam adukan beton. Di sini mesin vibrator akan ditempelkan pada cetakan atau formwork. Bagian dari mesin vibrator external adalah mesin shutter vibrator, breket dan safety belt.