Kunjungilah 3 Tamasya Sejarah Ini Ketika Berkunjung Ke Malang! Dijamin Kamu Tidak Akan Menyesal

Kunjungilah 3 Tamasya Sejarah Ini Ketika Berkunjung Ke Malang! Dijamin Kamu Tidak Akan Menyesal

Berbagai opsi tamasya sekarang banyak tersedia untuk memanjakan kamu para pecinta travelling. Mulai dari tamasya alam, tamasya masakan, dan tamasya bersejarah bisa kamu pilih sesuai dengan keinginanmu. Nah, bagi kamu yang mau mencoba bertamasya sekaligus belajar seputar sejarah dan memilih kota malang sebagai tujuannya karenanya kamu akan bisa menemukan sejumlah destinasi tamasya yang pas.

Di kota ini, ada 3 rekomendasi tamasya sejarah yang populer dan harus kamu kunjungi. Daerah mana sajakah itu? Check it out!

Kolam pemandian ken dedes

Terletak di kecamatan singosari, kolam pemandian yang konon menjadi daerah pemandian ratu ken dedes ini yaitu salah satu tamasya yang dipercaya menjadi bangunan peninggalan kerajaan singosari. Tapi, ada sebagian pakar yang mengatakan bahwa kolam pemandian ini bukanlah daerah pemandian yang diaplikasikan oleh ken dedes seperti yang selama ini beredar. Kolam ini yaitu daerah pemandian yang diaplikasikan oleh dayang-dayang dari kerajaan singosari untuk membasuh diri. Entah isu mana yang benar. Yang jelas sebaiknya kamu kunjungi lantas saja kolam pemandian ini bersama teman-teman dengan menerapkan jasa sewa bus pariwisata jakarta bagi yang bertempat tinggal di jakarta ya tentunya.

Bangunan candi singosari

Tidak jauh dari lokasi kolam pemandian ken dedes, kamu akan menemukan sebuah bangunan candi peninggalan kerajaan singosari yang sampai ketika ini masih kokoh berdiri. Perlu kamu tahu, candi ini dulunya yaitu candi paling besar yang dibangun di daerah jawa timur. Dibangun dengan tujuan mengenang jasa-jasa raja kertanegara, di candi ini juga terdapat sebagian prasasti yan memuat kisah-kisah heroik dari raja terakhir kerajaan singosari.

Bangunan klenteng eng an kiong

Bermigrasi dari kecamatan singosari, anda akan menemukan sebuah bangunan peribadatan yang sudah cukup lama dibangun untuk pemeluk agama budha, tao, dan konghuchu. Lokasi klenteng yang berada di dekat pasar besar malang ini dulunya dibangun oleh salah satu anggota yang mengikuti ekspedisi laksamana cheng ho. Konon katanya, klenteng ini dibangun untuk menjadi daerah belajar bela diri shaolin. Untuk mengenal sejarah mendetail mengenai klenteng eng an kiong, kamu bisa kok berkunjung lantas ke klenteng ini dengan memanfaatkan sewa bus pariwisata jakarta utara